SCP Foundation

SCP Foundation - фиктивная организация, задокументированная одноименным арт-проектом на веб-сайте, созданная на территории вымышленного SCP Foundation, Природоохранные организации и локации, ответственная за обнаружение и удержание объектов.

Creepypastas

Creepypasta este o legendă sau o imagine de groază copiată și lipită pe internet. Aceste intrări pe internet sunt deseori menite să sperie cititorii. Poveste paranormală simplă creată de utilizator Ei ucid Kill și conține povești groaznice despre evenimente din altă lume

urban legends

これは都市伝説のリストです。都市伝説、神話、または物語は、民俗学の現代的なジャンルです。それは通常、気味の悪いもの、迷信、クリプティッド、クリーピーパスタ、その他の恐怖を生み出す物語の要素に関連する架空の物語で構成されています。都市伝説は、しばしば地元の歴史と大衆文化に根ざしています。

Live or die. Make your choice [Billy the puppet]

Билли, механическая кукла-живот, которую использовал Джон Крамер, известен как «убийца головоломок» [франшиза «Пила»), который неоднократно использовался на протяжении всей игры, чтобы рассказывать жертвам о головоломке, которая отключает смертоносные правила и инструкции, которым нужно следовать. выжить, выжить или умереть сделай свой выбор

I'am mad scientist! Hououin Kyouma

シュタインズ・ゲートの物語は秋葉原で行われ、過去にテキストメッセージを送信できるデバイスに電子レンジをカスタマイズした友人のグループについてです。

Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan

29/04/21

Batu ini mungkin jawaban untuk manusia

memikirkan tentang perubahan iklim yang drastis saat ini, Penemuan batu kecil hijau ini mungkin adalah peringatan bagi manusia, tentang dampak terburuk akibat pemanasan global


Ini adalah batu biasa, berwarna kehijauan, dan dimensi terpanjangnya hanya sekitar empat sentimeter. Namun, batu pasir kecil ini menyimpan petunjuk penting untuk masa depan umat manusia.


Batu ini ditemukan dari lumpur di laut dalam, jauh dari lepas pantai Antartika Barat. 


Kelompok ilmuwan yang menemukannya berkata, batu itu seharusnya tidak berada di sana.


Batu ini disebut dropstone atau potongan puing-puing yang dilapisi es.


Batu ini terkikis gletser dari Benua Antartika, lalu terbawa dalam es yang mengalir dalam jarak tertentu, kemudian terbuang ke lepas pantai akibat aktivitas gunung es.


Para peneliti yakin mengetahui dari mana batu ini berasal. 


Inilah yang luar biasa tentang batu bulat ini.


Dengan menggunakan teknik 'sidik jari geologi' terbaru, mereka sangat yakin batu ini berasal dari Pegunungan Ellsworth, sebuah pegunungan tertinggi di Benua Antartika.

Alam Mengembang Jadi Guru: Seven Summits (Tujuh Puncak)

Ellsworth berjarak sekitar 1.300 kilometer dari lokasi terakhir batu itu sebelum ditarik dari dasar Laut Amundsen dengan kapal bor.


Teka-teki yang dihadapi para peneliti adalah bahwa Ellsworths berada di bagian dalam terjauh Antartika.


Sangat tidak mungkin batu seperti ini dapat bertahan di bawah lapisan es untuk sampai ke pantai untuk kemudian hanyut dalam bentuk balok besar, beku, dan mengambang.


"Dalam pengamatan kami, batu ini tidak bisa bertahan saat terus-menerus bergerak ke berbagai titik dan mengalami siklus pengendapan serta pergeseran," kata Christine Siddoway, profesor geologi di Colorado College, Amerika Serikat.


"Dan, lebih jauh, batu ini mungkin tidak akan bertahan menghadapi interaksi masif antara lapisan es dan batuan dasar. 


Batu ini akan hancur dan terpisah," ucapnya.

Jadi bagaimana batu ini bisa bergerak sejauh begitu jauh?


Jawabannya adalah terletak pada usia deposit yang dikumpulkan oleh perangkat kapal Joides Resolution. Kapal ini berlayar dalam Program Penemuan Samudera Internasional (IODP) tahun 2019 yang bertajuk Ekspedisi 379.


Batu ini berasal dari era pertengahan Pliosen, jika ditilik dalam garis waktu para pakar geologi. 


Periode itu setara tiga juta tahun lalu.


Era pertengahan Pliosen adalah periode yang menarik dalam sejarah Bumi jika disandingkan dengan konteks hari ini.


Ini adalah periode terakhir kalinya atmosfer membawa konsentrasi gas rumah kaca karbon dioksida lebih dari 400 bagian per juta. Situasi itulah yang sekarang tengah terjadi.


Suhu bumi saat itu secara signifikan lebih hangat, mungkin lebih tinggi 2-3 derajat. 


Kala itu permukaan laut juga lebih tinggi, sekitar 10-20 meter di atas permukaan laut era modern.


Dan di sinilah batu pasir hijau kecil ini menemukan konteksnya hari ini.


Permukaan laut pada masa pertengahan Pliosen menyiratkan bahwa lapisan es Antartika Barat, atau setidaknya sebagian besar darinya, telah mencair.


Konsekuensinya, muncul lautan terbuka yang luas.


Ini sulit dibayangkan ketika Anda melihat peta Antartika hari ini. 


Kita hanya melihat lapisan esnya sebagai kumpulan massa padat.


Namun, jika lapisan es itu dilepas, Anda akan melihat sebuah kepulauan besar yang terdiri dari beberapa pulau besar.


Ini menjelaskan bagaimana batu tadi bisa melakukan perjalanan sejauh ini.


antartika


Gletser es Pegunungan Ellsworth mengangkut batu kecil ini. 


Ellsworth kemudian membentuk gunung es untuk mengapungkan batu ini lebih dari seribu kilometer, melintasi pantai terbuka.


Batu kecil ini terlepas dari gunung es itu sebelum ditemukan para peneliti Ekspedisi 379.


"Kajian kami memastikan bahwa lapisan es dapat menghilang dengan cukup cepat dan dapat terbentuk kembali dengan cukup mudah," kata Profesor Siddoway."


Kami membaca dari catatan yang sangat rinci bahwa ternyata lapisan es yang cukup besar sudah runtuh, khususnya di masa Pertengahan Pliosen.


"Jika merujuk literatur terkini dari pemodel iklim, kita mungkin sedang memasuki kondisi iklim pliosen.


"Dan jika pemanasan global terus berlangsung dalam kecepatan seperti sekarang, situasinya mungkin tidak akan berubah," kata Siddoway.


Pemanasan global


Tidak ada yang memperkirakan lapisan es Antartika Barat akan runtuh dalam waktu dekat.


Meski begitu, para ilmuwan yakin batu pasir kecil tadi adalah peringatan atas kondisi yang pada akhirnya bisa kita ciptakan lagi jika krisis iklim tidak tertangani.


Profesor Siddoway mempresentasikan rincian penelitian Ekspedisi 379 pada Sidang Umum Serikat Pakar Geologi Eropa (EGU) pekan ini.Ajang ini biasanya diadakan di Wina, Austria, tapi kini diselenggarakan secara online karena pandemi Covid-19.


Pemanasan global



sc : https://www.bbc.com/indonesia/majalah-56927060

30/03/21

Ideologi Nihilisme


 

Terkadang orang tak ingin mendengar kebenaran karena mereka takut ilusi mereka hancur
-Nietzsche



Kembalilah ke kenyataan

Tidak ada sesuatu yang berjalan sesuai rencana di dunia ini 

.

Semakin lama kau hidup, semakin kau menyadari, hanya ada rasa sakit, kegagalan dan penderitaan di dunia ini

.

Dengarkan aku

Di dunia ini dimanapun ada cahaya, disanapun akan ada bayangan, Selama masih ada pemenang, disitu pula akan ada yang dikalahkan

Keegoisan seseorang yang menginginkan perdamaianlah yang menyebabkan perang

Dan kebencian terlahir untuk melindungi cinta

Mereka semua saling berhubungan

Membentuk ikatan yang tak akan pernah dapat dipisahkan 

-Uchiha Madara-

Kalimat tersebut yang kata kata yang keluar dari mulut Uchiha madara saat mencoba menjelaskan arti hidup sesungguhnya kepada bocah lugu yang bernama obito

.

Sebuah Filosofi gelap saat kita mencoba melihat dunia dari sudut pandang lain yang mungkin dianggap beberapa orang hal tersebut sangat realistismari sejenak kita bedah kutipan diatas dengan dan mengkomparasikanya dengan nihilism serta kaitanya dengan kehidupan kita sehari harinihilism adalah sebuah pandangan yang mengacu pada ketidak berartinya hidup dan usaha usaha manusia dalam menggapai arti tersebut, diciptakan dan dipopulerkan oleh Friedrich Nietzsche

.

Nihilism mengajarkan bahwa yang dapat ditemukan manusia hanya sebuah kesia-siaan, pada dasarnya manusia tak akan pernah cukup dengan apa yang ia gapai dan mencari lebih dan lebih yang menghancurkan makna itu sendiri, dan Ketika kita telah merasa cukup akan sebuah hal yang kita gapai, maka kita hanya menjadi korban dari hal rapuh tanpa arti yang telah digapai banyak orang atau bahkan telah dilampaui banyak orang, 

.

terdengar sedikit paradoksial dan gelap, namun mungkin memang itu kenyataan dunia saat ini.

,

nihilisme berpendapat bahwa sebaik apa kita menggapai kebahagian, semua akan berganti dengan kesedihan dan penderitaan, hal tersebut seperti kutukan yang merasuk dalam diri manusia sepanjang hidupnya. 

.

Kebahagiaan hanya ilusi yang pikiran ciptakan untuk menghibur kehidupan yang pada dasarnya hanya berisi kesengsaraan dan kesia-siaan, walaupun pada dasarnya nihilism tidak segelap dan sesuram itu, namun itulah kenyataan yang ditawarkan

.

Dalam anime Naruto banyak tokoh yang mengisyarakan memiliki pemikiran nihilism gelap seperti yang saya jelaskan di atas, dimulai dari madara, obito setelah kematian rin, serta nagato setelah kematian yahiko

.

semua berawal dari rasa sakit yang amat besar akan kegagalan, kegagalan yang amat besar yang melahirkan penderitaan, 

.

karakter joker dalam DC Universe pun masuk dalam ruang lingkup hal tersebut saat penderitaan dan kesengsaraannya membentuk sebuah kebencian yang amat dalam

.

mungkin beberapa akan berpendapat aliran atau pemikiran seperti yang saya sebutkan mengisyratkan sebuah kelemahan, toh buktinya masih banyak oraang yang mampu bahagaia walaupun penderitaan menimpanya, karena kebahagian itu kita sendiri yang ciptakan. 

.

Namun pernahkah kita bertanya pada diri kita sendiri mengenai arti kebahagian sejati,? 

.

Kebahagiaan yang sering kita dapatkan sangatlah subjektif dan relative, sangat rapuh dan sangan mudah berganti dengan kesengsaran, tak peduli sebaik apa kita membentuk kebahagiaan itu sendiri pada akhirnya hidup akan kembali merenggut hal tersebut dan memberi hal lain untuk ditawarkan.

.

Pernahkah sejenak kita pikirkan, apakah kita mempunyai cara pandang kebahagian yang universal? 

.

Dapatkah air mata dan darah di dunia ini berhenti menetes untuk selamanya? Atau dapatkah letupan senjata hilang dan berganti suara tawa anak anak yang dengan riang menanti masa depan yang kita sebagai orang dewasa telah ciptakan? 

.

Jadi? 

.

Apa arti kebahagiaan sejati? 

.

Apakah hanya keriangan yang kita miliki secara pribadi dan hanya membaginya pada orang yang kita kenal? 

.

Atau sesuatu yang jauh lebih rumit saat kita menghadapi bom waktu dalam bentuk masalah-masalah kehidupan yang akan menghampiri generasi selanjutnya di masa mendatang?

.

Pemikiran seperti yang telah kita bahas mempunyai dampak positif untuk kita agar berpikir secara meluas dan tidak menjadi egois, kita hidup dalam satu bahtera yang sama berlayar menuju masa depan, kemudi, layar dan jangkar ada ditangan kita, apakah kita akan diam saja Ketika beberapa dari kita mengarahkan bahtera ini menuju tempat yang tak seharusnya?

.

Walaupun hal tersebut juga dapat meberikan dampak negatif dimana kita yang telah sadar akan hal tersebut acap kali memilih pasrah serta mengalami depresi dan lain lain, namun kunci dari nihilsme yang masih dalam linngkup eksistensialisme tak membiarkan kita berhenti disitu, kita sebagai manusia tidak akan mengetahui hasil dari perbuatan yang kita lakukan

.

Saat kita mengetahui bahwa hal yang dapat ditawarkan hidup adalah sebuah kesia sian atau penderitaan, seharusnya kita dapat dengan leluasa menikmati hidup, karena kita tahu semua ini, kebahagian, kesenangan, hanyalah sebuah siklus yang tak perlu rumit dipikirkan, lakukan segala hal yang dapat membuat kita menemukan makna, lalu dengan sendirinya kita akan membentuk arti hidup itu sendiri tanpa kita sadari.

.

Lantas, apakah rantai kebencian dan dendam tak akan pernah dapat putus? saya tak tahu, namun selama kita masih hidup, adalah tugas kita untuk mencoba merubah keadaan menjadi lebih baik, berusaha mengubah air mata menjadi tawa, menghentikan pertumpahan darah atas nama apapun, manusia pada satu hakikat adalah satu tubuh, saat kita benar benar memahami hal tersebut, Ketika terdapat orang lain yang merasakan sakit dan penderitaan, kitapun akan merasakan hal yang sama.

.

Kenyataanya, kita lahir dengan banyak misteri yang menuntut untuk dipecahkan, jika kita ingin hidup kita lebih bermakna, lakukan hal yang dapat merubah sebuah hal menuju kebaikan, dan jangan beri pengharapan terhadap hal tersebut, tugas kita hanya berusaha, hasilnya biarkan semesta yang menentukan, orang yang menanam sebuah benih, tak akan menuai hasilnya dengan cepat, ia harus bersabar dan melakukan usaha lain untuk menjaga agar benih itu tumbuh, dan jika umur kita tak sampai untuk melihat benih yang kita tanam berkembang atau berbuah, setidaknya hal tersebut memiliki dampak baik bagi generasi yang akan kita tinggalkan

.

Dunia memang dipenuhi rasa sakit, namun tantangan terberat bukanlah menghindari rasa sakit tersebut, tapi mengubahnya menjadi pelajaran yang membuat diri kita menjadi lebih baik.


Sumber : (Youtube Kausalitas Yang Hening)

10/12/20

Sains dan atheisme baru


Catatan buat Admin: Baca dulu sampai akhir, di kalimat paling akhir saya mengajak agar agama tidak ditinggalkan. 


Saya sendiri atheis yg sudah mualaf

 

Sains dan atheisme baru

 

Catatan pendek Wawan Setiawan

 

Saat ini, atheisme mulai berkembang lumayan pesat, terutama setelah adanya internet, media yang sangat mudah diakses bagi semua manusia. 

 

Atheisme zaman sekarang memang agak berbeda dengan atheisme zaman kuno, terutama atheisme zaman Yunani dimana filsuf Demokritus ataupun Epicurus mengkonsep tentang atomisme, apa saja yang ada di alam semesta adalah tersusun oleh atom atom yang berinteraksi saja.

 

Atheisme juga berkembang pesat di eropa di era Enlightenment, perkembangan atheisme sangat tertopang oleh filsafat empirisme yang dikonsepkan oleh David Hume, George Berkeley maupun John Locke. 

 

Empirisme merupakan salah satu paham bahwa pengetahuan manusia berasal dari empiris atau 5 indera manusia.

 

Setelah era empirisme, science dan logika modern mulai mengadopsi filsafat ini, sehingga kebenaran akan adanya tuhan harus bisa dibuktikan secara empiris atau panca indera. 

 

Hal ini membuat banyak pemikir enlightenment menjadi atheis ataupun agnostik. 

 

Salah satu bapak Atheisme abad 18 adalah Ludwig Feuerbach yang mengatakan “bukan tuhan yang menciptakan manusia, namun manusialah yang menciptakan tuhan”. 

 

Feuerbach kemudian juga mengembangkan paham “materialisme” mengembangkan dari pemikiran Demokritus dan Epicurus tentang atom berkembang ke monism materialisme.

 

Monism merupakan filsafat yang mempercayai bahwa antara brain dan mind itu satu entitas, filsafat ini untuk menolak filsafat dualisme yang mempunyai pandangan bahwa manusia mempunyai tubuh fisik dan juga ruh yang bersemayam di otak manusia. 

 

Salah satu pengusung pemikiran ini adalah Descartes yang pernah mengucapkan “cogito ergo sum” atau “aku berpikir maka aku ada”.Namun perkembangan neurosains, membuktikan bahwa monism benar, bahwasanya secara sains manusia hanya punya otak dan kesadaran, dan kesadaran tersebut bisa ada karena ada hardware otaknya.

 

Didalam catatan saya, atheisme modern ini tak lepas dari 3 hal utama didalam sains :

 

1. Bigbang, atau theory penciptaan alam semesta. 

Dari Prof. Peter Higgs yang mengkonsep Higgs Boson sampai ke Prof. Stephen Hawking merupakan atheis yang mempercayai alam terbentuk tanpa ada campur tangan tuhan

 

 2. Evolusi. 

Konsep evolusi, terutama dari Charles Darwin dan Wallace mendorong kemajuan sains terutama rekayasa genetika. 

Namun masalah evolusi ini, sebenarnya sudah pernah dibahas oleh ilmuwan moslem Al-Jahiz dengan bukunya Al-Hayawan. 

Dengan theory evolusi ini membuat manusia lebih mempercayai bahwa asal usul manusia berasal dari evolusi daripada ciptaan Tuhan

 

3. Neuroscience. 

Nuerocience ini memperkuat pemikiran monism, bahwa semua mind atau kesadaran manusia merupakan produk otak atau brain semata. 

Neurocience berkembang pesat, salah satu implementasinya adalah di bidang Artificial Intelligence. 

AI dikembangkan dari cara neural network manusia sehingga AI saat ini menjadi “Machine Learning” yang sangat mumpuni.

 

Saat ini tercatat, hampir semua saintis papan atas adalah atheis. 

Namun bagi saya pribadi, fanatik kepada salah satu pemikiran baik sains atau agama hanya akan menyebabkan kesombongan baru semata. 

 

Science memang penting bagi ilmu pengetahuan, tapi sains tidak mengajarkan tentang ethic, moral, dan spiritual. 

 

Ludwig Feuerbach sang maestro atheisme dari Jerman mencoba mendaratkan agama, Feuerbach mengatakan bahwa “the essence of christianity is the essence of human feeling”.Di disisi lain, Richard Feynman, fisikawan yang juga mendapatkan nobel fisika memang atheis, namun Feynman mengatakan bahwa dunia barat atau western civilization dibangun oleh dua hal, yaitu peninggalan agama christian tentang ethic dan juga peninggalan atau warisan budaya barat yang saintifik.Dengan demikian, dengan kemajuan sains dan teknologi, menurut saya agama tidak bisa ditinggalkan begitu saja, karena agama melatih kita terhadap kemanusiaan, etika, norma, dan yang terpenting adalah spiritual.

 

 Facebook esiklopedia bebesa Wawan Setiawan

 



 

24/10/20

Mystery Dunia Mars [ Roman god of war Red Planet ] outer space

 Klaim yang yang luar biasah memperluhkan bukti yang luar biasah, baru-baru ini 25 juni 2018 ditemukan air di planet mars, para peneliti menemukan air yang cair dibawah tanah kutup selatan mars, dibawah lapisan es yang beku dan sangat keras menggunakan Orbit radar penembus bernama Wahana Mars Express

Img sc from ibtime.co.uk
Selama bertahuan-tahun sudah menjadi perbincangan tentang adanya peradapan yang hilang dimars, zaman semakin maju dan penemuan ini mungkin akan menjadi titik terang tentang kebenaran ada tidaknya peradapan di planet mars

Ntah kenapa tiba-tiba penemuan ini mengingatkanku pada sosok Percival Lowell, salah satu ilmuan di era Victoria 1837 hingga 1901, dia mengebadikan hidupnya untuk astronomi, dia sangat mempercayai kehudupan luar bumi, bahkan dengan kekayaanya sendiri dia membangun observatoriumnya sendiri yang jauh dari kota

Lowell berpendapat kalo Planet Mars jutaaan tahun yang lalu adalah sebuah planet dengan peradapan yang maju dan canggih, dengan adanya kanal di mars yang merupakan buatan dari peradapan maju di mars yang putus asa, karna planet mars mengalamai kekeringan, mereka membangun kanal untuk menekan kutup planet yang menurutnya adalah sumber air terakhir diplanet mars

Tapi teori itu dibantah saat misi Mariner milik Nasa yang menangkap gambar permukaan planet mars dengan lebih baik pada 1960 karna kanal itu hanyalah ilusi optik

Dan penemuan air diplanet mars akhri-akhri ini lagi, ahh... gimana yaa? agak bosen juga dengan kabar-kabar bagus ini, sebelumnya juga sudah sangat sering sering sering sekali mendengar kabar, Cuma ngabarin aja ngak pernah buktiin :”b seperti penemuan pola unik air dimars, laut purba, gundukan biru dimars, iya 24 januari 2018 lalu, aku barusan browsing hehe :’D
Pesawat MRO diluncurkan pada tahun 2005 untuk mencari tanda-tanda di planet mars, dan mereka menemukan gundukan biru dipermukaan mars yang ternyata adalah pasir, tapi pasir ini sangat berbeda dengan pasir lain disekitarnya yang berwarna kebu-abuan karna memiliki material-material dengan struktur komposisi yang komplek *apaan ini?*

Dan ternyata planet dengan sebutan planet merah itu memiliki beberapa warna lainnya dalm permukanya dan termasuk biru, juga kuning dan jingga yang disebabkan karna kondisi tanah, debu
asteroid, debu dan juga badai

 
 
 

18/10/20

Teori Singkat Relativitas Einstein

Sebelumnya, teori relativitas Einstein memperkirakan cahaya dari bintang akan tertarik ke lebar gelombang yang lebih panjang akibat gaya gravitasi ekstrim saat melewati lubang hitam supermasif.

Sehingga bintang akan tampak lebih merah. Ini adalah efek yang dinamakan gravitational red shift. Dengan peristiwa ini, memastikan bahwa perkiraan Einstein tersebut memang tepat dan dapat dibuktikan.

 

Tim yang beranggotakan ilmuwan internasional mendapat bukti terkait prediksi Einstein mengenai apa yang terjadi pada bintang yang melintasi lubang hitam supermasif.

Bukti ini didapatkan setelah para peneliti melakukan pengamatan terhadap bintang S2. Setelah melalui pengamatan selama 20 tahun, mereka akhirnya berhasil membuktikan terjadinya peningkatan kecepatan orbit bintang lebih dari 25 juta kilometer per jam ketika bintang itu mendekati lubang hitam.

Panjang gelobang bintang tertarik ketika berusaha melepaskan diri dari tarikan gravitasi lubang hitam supermasif. Bintang itu pun lantas berubah warna dari biru menjadi merah, seperti dijelaskan Odele Straub dari Observatorium Paris


 

17/10/20

Paradigma Fisika Klasik ke Fisika Modern


 

Sains saat ini tengah beradaptasi dengan perubahan paradigma yang dahulu pernah terjadi

 

Fisika pada khususnya setelah Max Planck menemukan teori satuan energi atom atau yang disebut quanta dan fisikawan yang tergabung dalam Interpretasi Kopenhagen memandang realitas tidak lagi tunggal. 

 

Hukum yang berlaku pada realitas tempat kita tinggal (Lebenswelt) berbeda dengan realitas kuantum. Ada garis pemisah antara teori sains dengan realitas.

 

Dalam perkembangan sains, saat ini fisika kuantum tengah menjadi perhatian dan perdebatan utama. Tidak hanya para ilmuan, tetapi masyarakat pada umumnya pun memperdebatkan hal ini. 

 

Fisika kuantum dengan sangat kompleksnya, berusaha memberikan penjelasan soal realitas terkecil yang kita kenal saat ini. 

 

Lewat percobaan yang tak kalah rumitnya, upaya itu akhirnya banyak mengubah pandangan kita tentang dunia. 

 

Tetapi perubahan yang terjadi bukan sebuah kelanjutan dari masa lalu semata, tetapi lebih seperti terobosan yang menghancurkan tradisi lama.Asal mula dari teori kuantum berhubungan dengan fenomena yang bukan bagian dari fisika atomik. 

 

Semua materi jika dipanaskan akan mulai bersinar, menjadi berwarna merah atau putih dalam kondisi temperatur  lebih tinggi. 

 

Warna yang muncul tidak tergantung dari jenis permukaan material, karena dalam fisika black body akan memancarkan cahaya karena temperatur. 

 

Percobaan untuk menjelaskan hal ini sempat mengalami kegagalan karena fisika pada saai itu masih menganggap hal ini merupakan bagian dari radiasi dan panas. 

 

Saat Max Planck melakukan percobaan ini, ia berpendapat bahwa itu bukan radiasi dari black body tetapi merupakan radiasi atom (oskilasi). 

 

Planck juga menemukan bahwa radiasi atom selalu mengeluarkan satuan energi tetap atau disebuat quanta. Hal ini sangat menggemparkan dan berbeda dengan pemahaman alam semesta menurut fisika klasik. 

 

Dibutuhkan waktu lima tahun sampai langkah selanjutnya dapat dilakukan.Einstein muda, seorang revolusioner jenius dalam fisika, mengamini hal ini. 

 

Dengan percobaan fotoelektriknya, ia menjelaskan pancaran elektron dari metal yang disinari cahaya. Percobaan ini memperlihatkan  bahwa energi yang terpancar dari elektron tidak bergantung pada intensitas cahaya, tetapi pada warnanya, atau lebih tepat dari frekuensi cahaya tersebut. 

 

Disini Einstein membuktikan hipotesis Planck dengan berpendapat bahwa cahaya terdiri dari satuan energi atomik berupa quanta yang tetap dan melaju melewati ruang.Sejak saat itu, muncul paradigma baru dalam fisika. 

 

Dipelopori oleh penemuan Max Planck, beberapa ilmuan besar lainnya membentuk kelompok ilmiah  

 

Copenhagen Interpretation (Interpretasi Kopenhagen). Kelompok ini mempercayai bahwa dalam realitas kuantum, pemahaman fisika klasik yang determinis, konstan dan gradual tidak lagi berlaku.

 

***

 

Pada tahun 1927 sekelompok fisikawan pendukung Planck menamakan dirinya sebagai “Copenhagen Interpretation”. Banyaknya paradoks yang terjadi dalam dunia kuantum menyebabkan kelompok ini terbentuk dan mencoba untuk mendiskusikan segala permasalahan yang terjadi seputar fisika kuantum dan fisika klasik yang memiliki sudut pandang berbeda terhadap realitas fisik.

 

Satu bentuk paradoks yang menyebabkan para fisikawan harus berkumpul mendiskusikan problem fisika setelah temuan teori kuantum adalah: pengunaan bahasa oprasional fisika klasik untuk menjelaskan teori kuantum.  

 

Penjelasan terhadap dunia kuantum  dengan fisika klasik  menyebabkan segala pemahaman keadaan kuantum menjadi rumit dan paradoks. 

 

Pada titik tersebut kelompok interpretasi kopenhagen mencoba membahasakan kembali fisika dengan bahasa fisika kuantum, dan menolak keadaan objektif dalam keaadaan kuantum.

 

Ketidaktetapan dalam fisika klasik dianggap sebagai sebuah kesalahan. Tetapi fisika kuantum menganggap segala hal merupakan ketidaktetapan dan ketepatan pemahaman kita terhadap realitas tidak akan membawa kita kepada kebenaran, hanya kepada ketetapan itu sendiri. 

 

Kemungkinan yang terjadi dalam suatu percobaan merupakan sebuah ketidaktetapan dan hal ini tidak mewakili sebuah kejadian dalam satu kurun waktu, tetapi mewakili kecendrungan terhadap suatu kejadian dan pengetahuan kita terhadap kejadian tersebut.

 

Kesulitan pun muncul dalam memahami interpretasi ini, pertanyaan pun muncul : lalu apa yang sebenarnya terjadi  dalam keadaan atomik? Fisika klasik memahami alam sebagai sebuah rantai panjang kausalitas. Perubahan yang terjadi merupakan sebab dari perubahan yang sebelumnya. 

 

Alam mengalami perubahan secara perlahan. Tetapi dalam fisika kuantum segalanya dapat terjadi spontan. Hukum kausalitas pun kadang dilanggar.Lalu apakah realitas kuantum merupakan dunia yang tak dapat kita observasi? 

 

Sebab kita terlanjur menanam dalam-dalam konsepsi kausalitas fisika klasik, dan itu memandu kita memahami realitas.Alam muncul sebelum manusia, dan manusia muncul sebelum ilmu alam.Bagian awal kalimat tersebut membenarkan fisika klasik, dan objektifitas dalam realitas. 

 

Bagian akhir dari kalimat menjelaskan bahwa kita tidak dapat lepas dari paradoks yang ada dalam mekanika kuantum, karena bagaimanapun pemahaman manusia atas dunia adalah pemahaman fisika klasik. Keberadaan manusia mendahului segala konsepsi saintifik.

 

***

 

Awal abad ke 20 fisika mengalami kegoyahan besar ketika pertama kali ilmuan mengetahui bahwa atom tersusun dari partikel yang mempunyai ukuran lebih kecil lagi, yaitu Proton dan Elektron. 

 

Setelah dikonfirmasi oleh penemuan Max Planck, realitas kuantum diakui keberadaannya. Tetapi apakah hukum fisika yang terjadi disana sama dengan yang terjadi di dunia makro? 

 

Adakah pararelitas antara konsepsi sains dengan realitas tempat kita berada?Niels Bohr dan Werner Heisenberg berpendapat bahwa pemahaman kita terhadap realitas fisik makro berbeda sama sekali dengan realitas kuantum. 

 

Gerakan yang dimulai oleh kedua ilmuwan inilah yang nanti disebut sebagai Interpretasi Kopenhagen.

 

Kelompok ini melihat fisika klasik tidak mampu untuk menjelaskan keadaan kuantum dan bahasa fisik yang selama ini kita kenal belum mengakomodir apa yang terjadi dalam dunia kuantum. Ketidakpastian (teori ketidakpastian) dalam dunia kuantum dilihat oleh Warner Heisenberg adalah sebagai sebuah keniscayaan.Keganjilan yang tak terpahami oleh ilmuwan saat itu membuat gerakan ini semakin besar. 

 

Pada 1927 Interpretasi kopenhagen melakukan pertemuan yang akhirnya mengesahkan satu pandangan sains mewakili kelompok ini. Fisikawan besar pada saat itu seperti Max Planck, Niels Bohr, Werner Heisenberg, Erwin Schrodinger dan Paul Dirac tergabung didalam kelompok ini. Einstein walau tidak tergabung dan menolak keberadaan realitas kuantum tetapi dalam eksperimennya mengamini bahwa kausalitas yang terjadi pada realitas makro berbeda dengan realitas kuantum..

 

Interpretasi kopenhagen muncul bukan hanya sebagai kemompok ilmiah. Gerakan mereka adalah pantulan semangat keingitahuan manusia tentang alamnya. Tetapi pada satu titik interpretasi kopenhagen juga mengakui keterbatasan manusia. 

 

Pandangan soal keterbatasan manusia itu terlihat dari diakuinya ke-dhaif-an logika ilmiah dalam memberikan penjelasan tentang alam. Ada kesenjangan antara konsepsi logis saintifik dengan proses alam nyata tempat manusia hidup. Logika kita terbentuk dari skala ruang spasio temporal tempat kita berdiam diri, sementara realitas kuantum berada pada satu tempat lain. 

 

Satu tempat yang amat jauh dari realitas keseharian yang kita kenal.Pada keadaan kuantum, kita tidak dapat mendapatkan data secara tepat, partikel yang diamati selalu mempunyai kecendrungan untuk tak dapat diprediksi. 

 

Heisenberg dalam teori ketidakpastian berpendapat bahwa dalam keadaan kuantum kita hanya akan mendapatkan salah satu data secara tepat, antara momentum atau posisi dari partikel tersebut. 

 

Ketidakpastian ini terjadi bukan karena keterbatasan teknologi atau karena kecerobohan pengamat dalam eksperimen. 

 

Ketidakpastian lahir dari sifat asali partikel: partikel tidak memiliki momentum dan posisi tepat secara bersamaan.Prinsip ketidakpastian memiliki implikasi yang besar terhadap cara pandang kita tentang realitas. Sebagai contoh sebuah elektron mungkin pergi dari titik A menuju titik B tetapi kita tidak akan pernah tau jalan mana yang elektron tempuh. Jadi dapat dikatakan model atom yang kita kenal saat ini, elektron mengelilingi proton dengan gerak orbital merupakan hal yang (mungkin) salah. 

 

Model tersebut mungkin dapat merepresentasikan secara logis bentuk atom, tetapi tidak menggambarkan realitas yang sebenarnya.Einstein bahkan menolak keberadaan realitas kuantum. 

 

ubahan yang terjadi di dalamnya tejadi secara perlahan, tidak dengan spontan. Maka Einstein berkesimpulan, bahwa segala hal, khususnya alam ini dapat diprediksi walaupun secara relatif.

 

Pandangan fisika klasik dan relativitas Einstein merupakan dua sisi koin yang berbeda. Kedua pandangan ini walau sering dibenturkan sama-sama berpendapat bahwa observasi kita terhadap realitas merupakan usaha kita untuk memahami dan “membuka” realitas. Maka atom dan partikel tetap ada secara natural tanpa kita observasi. Sedangkan pandangan Copenhagen Interpretation menolak segala bentuk objektifitas dalam realitas kuantum. 

 

Mereka berpendapat intervensi pengamat dalam observasi menciptakan realitas kuantum tersebut, tidak bisa diabaikan.Jika eksperimen diadakan untuk mencari kecepatan elektron, maka akan tercipta realitas elekron dengan kecepatan yang terukur. Dan begitu pun jika eksperimen dilakukan untuk mencari posisi suatu elektron. 

 

Tetapi keberadaan entitas tersebut secara natural saat tidak diobservasi tidak dapat dibuktikan ataupun disanggah.Entitas partikel penyusun atom, seperti proton atau elektron merupakan sebuah gambaran kasar pengungkapan kumpulan kemungkinan yang terjadi di dunia kuantum. 

 


Ini adalah sebuah bentuk cara untuk menghubungkan observasi-observasi lainnya melalui mekanika formal. Tetapi realitas kuantum terletak pada observasi bukan pada elektron. 

 

Apa yang disebut fakta pada fisika kuantum tidak lebih dari data statistik dari kemungkinan  dan potensialitas yang muncul.Ilmuan saat ini walau menolak interpretasi kopenhagen, tidak dapat menyanggah, bahwa dalam perkembangan fisika saat ini mekanika kuantum merupakan sebuah realitas yang harus dihadapi. Tidak hanya dengan alat dan formulasi matematis, tetapi juga dengan pendekatan epistemologis. 

 

Filsafat mempunyai peran yang sangat besar dalam mekanika kuantum.


Karena eksperimen yang dilakukan pada ranah kuantum harus memiliki argumen epistemologis yang dapat mendukung observasi tersebut.Argumen filosofis yang diajukan dalam mekanika kuantum, walau terdengar pesimistik, adalah pengakuan kita akan keterbatasan manusia dan bagaimana realitas tidak selalu dapat dicerna oleh rasionalitas kita. Lalu apakah kita harus meninggalkan segala bentuk objektivitas dalam sains? Tentu tidak. 

 

Pada ranah yang sangat dekat dengan kita, yaitu mesosfer, hukum fisika klasik masih merupakan hal yang benar dan dapat digunakan. Realitas yang dapat diindrawi oleh kita dapat diprediksi dan nilai kepastian di dalamnya (determinisme) sangat besar. Tetapi saat membicarakan realitas yang terlalu jauh dari kita, seperti kuantum dan alam semesta dalam skala besar, Logika manusia (mungkin) belum dapat meraihnya. Dan semua usaha kita untuk memahaminya merupakan prediksi semata, hal yang terjadi hampir tidak dapat dipastikan.

 

Realitas pada tahap yang terlalu jauh selalu penuh akan paradoks dan kontradiksi. Deskripsi dan ekplanasi yang dilakukan bukan untuk memahami realitas tersebut secara utuh, tetapi lebih untuk memahami realitas teramati itu sendiri. 

 

Sesuatu yang mau tidak mau harus sesuai dengan horison faktis tempat ilmuwan berada.Lalu kenapa bisa terjadi divergensi dalam memahami realitas? Mengapa pada ranah mesosfer segala hal masih dapat diprediksi, dideskripsi dan dieksplanasi secara akurat dan universal? Misteri ini masih menjadi batu penghalang dalam dunia ilmu pengetahuan. 

 

Segala bentuk divergensi yang terjadi mungkin karena hilangnya rantai pengetahuan kita terhadap realitas itu sendiri.[]


 

09/10/20

Schrödinger's Cat paradox [ what mean 𝗦𝗰𝗵𝗿𝗼𝗱𝗶𝗻𝗴𝗲𝗿 easy explanation ] シュレディンガー准尉 ? Shuredingā Jun'i [ penjelasan mudah nya ]

Kucing Schrödinger adalah eksperimen pemikiran, kadang-kadang digambarkan sebagai paradoks, yang dibuat oleh fisikawan Austria-Irlandia Erwin Schrödinger pada tahun 1935, selama diskusi dengan Albert Einstein. Ini menggambarkan apa yang dia lihat sebagai masalah interpretasi Kopenhagen tentang mekanika kuantum yang diterapkan pada objek sehari-hari.

𝗦𝗰𝗵𝗿𝗼𝗱𝗶𝗻𝗴𝗲𝗿 hellsing

Erwin Schrödinger di tahun 1935 memamerkan suatu konsep paradoks berupa eksperimen pikiran bernama Kucing Schrödinger. 

 


Eksperimen ini menggambarkan apa yang dilihatnya sebagai masalah interpretasi Kopenhagen mekanika kuantum yang diterapkan pada objek sehari-hari. 

 

“Kucing Schrödinger” berada dalam keadaan superposisi, yakni hidup dan mati bersamaan. paradox

 


Bagaimana bisa? Kemusykilan inilah yang menggambarkan fenomena fisika kuantum.

 

Menurut Intrepretasi Kopenhagen, pengamat menentukan keadaan sebuah zat dalam dunia kuantum. Bila tidak diamati maka suatu zat yang sangat kecil tidak memiliki keadaan sama sekali, tidak bergerak, tidak juga diam, tidak di atas, tidak juga di bawah, dst.Schrodinger berbeda pendapat, menurutnya meskipun pengamat tidak memiliki pengetahuan mengenai sebuah zat tidak berarti zat tidak mempunyai keadaan sama sekali. 

 


Menurutnya sebuah zat mempunyai keadaan yang merupakan superposisi dari sejumlah banyak keadaan yang mungkin. Secara ilmiah ini yang akhirnya dikenal sebagai superposisi kuantum.

 

Misalnya : saat Kucing berada didalam kotak besi, dengan dua mekanisme radioactive sama sianida. 

 

Dan  pemicunya ada di tengah tengah diantara mekanisme itu.

 

Namun jika di buka, kita bisa melihat kucing itu bisa mati atau hidup

 

Namun ketika kotaknya tidak di buka, disini adalah konsep dari paradox , kita tidak akan tau kucing itu bisa mati atau masih hidup karena mekanisme itu. Atau karena kotaknya.

 

Jadi, ketika molekul kita teliti itu bisa merubah jalannya molekul zat itu. 

 

Meski hanya sedikit listrik (Membuka kotak). Tapi kita gak akan tau perbedaan jalannya molekul atom jika kita tidak pernah melihatnya.

 

Sedangkan kucingnya hanyalah asesorir dari imajinasi. Jadi dibuka kita tidak tau, tidak dibuka juga kita tidak tau

 

シュレディンガー准尉 , Shuredingā Jun'i paradox cat

 

 *****

Untuk memahami paradoks kucing Schrödinger secara tepat, tentunya kita harus mengerti konsep-konsep abstrak dan struktur matematika fisika kuantum. Paradoks ini muncul karena “linearitas” persamaan Schrödinger dan bagaimana fisikawan memberi arti fisis pada “state vector”, yaitu entitas matematika paling mendasar di fisika kuantum. 

 

Namun, dalam artikel ini kita tidak akan mengulik persamaan Schrödinger, tetapi kita akan berusaha mendiskusikan bagaimana paradoks kucing Schrödinger muncul dari bagaimana (sebagian) fisikawan kuantum menerjemahkan hasil-hasil percobaan.Eksperimen pikiran ini melibatkan kotak baja tertutup, kucing, zat radioaktif (dalam jumlah kecil) dengan kemungkinan yang sebanding untuk meluruh atau tidak meluruh dalam satu jam, alat pengukur radiasi, palu, dan asam sianida (HCN) dalam tabung kaca tertutup. 

 

Dalam sistem ini kucing ditempatkan di dalam kotak baja tertutup  yang dilengkapi dengan perangkat mematikan yang terlindung dari kemungkinan campur tangan usil dari si kucing. 

 

Perangkat mematikan ini terdiri atas alat pengukur radiasi Geiger Counter yang mana zat radioaktif ditempatkan padanya, zat radioaktif ini punya kemungkinan 50:50 untuk meluruh dan tidak meluruh dalam waktu satu jam. 

 

Ketika zat radioaktif ini meluruh Geiger counter akan mengaktifkan relay (semacam sakelar) yang akan melepaskan palu yang akan memecahkan tabung berisi asam sianida yang akan membunuh si kucing di dalam kotak.

 


Jika kita telah membiarkan sistem ini selama satu jam, kita dapat mengatakan kucing dalam kotak hidup jika zat radioaktif tidak meluruh dan Jika zat radioaktif meluruh maka kucing dalam kotak akan mati. 

 

Dengan kata lain kucing di dalam kotak berada dalam dua keadaan sekaligus yaitu mati dan hidup. 

 

Jika sistem ini dikaitkan dengan Interpretasi Kopenhagen bisa dikatakan bahwa kucing dalam keadaan hidup dan mati sampai dilakukannya observasi untuk membuka kotak yang menyebabkan runtuhnya salah satu keadaan, yaitu kucing yang hidup atau kucing yang mati. 

 

Tentu sangat bertentangan dengan akal sehat bahwa ada kucing yang hidup dan mati dalam waktu bersamaan karena tidak pernah kita temui dalam realitas. Inilah yang coba ditunjukkan oleh Schroedinger bahwa konsep interpretasi Kopenhagen begitu konyol karena tidak berdasarkan pada realitas.

 

Einsten menyambut gembira paradoks kucing dalam kotak ini, dalam korespondensinya ke Schroedinger ia mengungkapkan bahwa kucing yang dalam keadaan hidup dan mati dalam waktu yang bersamaan tidak dapat digunakan untuk mendeskripsikan realitas, dengan kata lain interpretasi Kopenhagen tak dapat digunakan untuk mendeskripsikan realitas. 

Einstein dan  Schroedienger adalah sedikit dari beberapa fisikawan yang tidak setuju dengan mekanika kuantum dan berpikir bahwa fisika kuantum tidak lengkap dan membutuhkan penjelasan tambahan. 

 

Mereka percaya bahwa realitas ada dengan atau tanpa observasi dan bahwa ada realitas tersembunyi yang belum terungkap untuk menjelaskan keanehan-keanehan kuantum. 

 

Paradoks kucing Schroedinger hanyalah satu dari sekian banyak eksperimen pikiran dan paradoks tentang "keanehan" kuantum. 

 

Sangat menarik sekali mengetahui dan memahami fenomena-fenomena di skala atomik dengan perilakunya yang kadang di luar pemahaman umum yang berlaku di dunia makro/besar.Namun demikian, fisikawan terkenal abad ini, Stephen Hawking, tidak setuju dengan interpretasi ini. Menurutnya, interpretasi adanya dunia paralel ini adalah interpretasi yang tidak penting. 

 

Ia pernah mangatakan bahwa interpretasi dunia paralel adalah “trivially true”. Di lain kesempatan, saking tidak pedulinya terhadap pembahasan tentang interpretasi dunia paralel, Hawking mengatakan “When I hear about Schrödinger’s cat, I reach for my gun”.𝗧𝗲𝗿𝗽𝗲𝗰𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 ?

Pada tahun 2012, Serge Haroche (68) dari Perancis dan David Wineland (68) dari Amerika Serikat memenangkan Hadiah Nobel Fisika. Mereka berhasil menemukan metode eksperimen untuk mengamati dan mengontrol partikel kuantum.Mereka telah berhasil ”menangkap” Kucing Schrödinger tanpa merusak kondisi kuantumnya. 

 

Bagaimana caranya? Mereka--secara terpisah--menemukan metode untuk mengisolasi partikel-partikel kuantum, yang memungkinkan seseorang mengamati, menghitung, dan bahkan memanipulasinya. 

 

Selama ini, mengamati partikel kuantum tunggal, dan kemudian mengendalikan perilakunya, adalah sesuatu yang dianggap mustahil.

 


𝗣𝗲𝗿𝗻𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗚𝗼𝗼𝗴𝗹𝗲 𝗗𝗼𝗼𝗱𝗹𝗲 Pada 12 Agustus 2013, Google Doodle merayakan hari jadi ke-126 pencetus paradoks kucing Schroginger, Erwin Schrodinger.

 

𝙨𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧:[1] Eka, Samuel. 2019. Fisika Kuantum Sesederhana Seekor Kucing. https:/www,qureta,com/post/fisika-kuantum-sesederhana-seekor-kucing. [2] Encylovepedia. 2018. Paradoks 'Kucing Schrodinger', Masalah Terbesar Dunia Kuantum. https:/www,google,com/amp/s/m,kumparan,com/amp/encylovepedia-sains/paradoks-kucing-schrodinger-masalah-terbesar-dunia-kuantum. Budiyono, Agung. 2015. Sekilas Tentang Kucing Schrödinger (Bagian Pertama). http:/majalah1000guru,net/2015/05/kucing-schrodinger-bagian1. Diakses pada 1 Oktober 2020.


 

11/09/20

Mandela Effect [ Time Travel Pararel ]

Pernahkah kamu yakin tentang suatu hal dan merasa mengingatnya dengan baik, padahal suatu hal tersebut salah atau bahkan tidak pernah terjadi? 

 

Jika ya, kamu telah mengalami suatu fenomena yang dikenal dengan istilah Mandela Effect.

 

Mandela effect merupakan sebuah fenomena dimana banyak orang sama-sama memiliki ingatan yang salah akan suatu hal. Nama dari fenomena ini berasal dari banyak orang yang meyakini bahwa Nelson Mandela telah wafat di penjara di tahun 80an dan bahkan berkata bahwa mereka menyaksikan proses pemakamannya yang ditayangkan di televisi. 

Padahal, Mandela wafat tanggal 5 Desember 2013.Ada beberapa teori yang konon mendasari terjadinya fenomena ini, antara lain adanya parallel universe, adanya alternate reality yang diciptakan oleh para time traveler, atau yang paling masuk akal, memang salah ingat secara kolektif.Bagaimana pendapat sains?Konsultan Paranormal, Fiona Broome, menciptakan istilah "Mandela Effect" untuk menjelaskan kesalahan absolut kolektif ini. 

 

Kesalahan kolektif ini sebenarnya sering terjadi, bukan hanya pada kasus Mandela.Sebagai contoh, ketika kita merasa bahwa yang benar adalah Kit-Kat (produk camilan cokelat), ternyata kita salah. Kitkat, itulah yang benar. 

 

Tanpa tanda setrip (-). Demikian juga, ketika kita mengira ucapan ratu jahat di Snow White yang berkata: “Mirror, mirror on the wall...”, ternyata salah. Kenyataannya, dia tak pernah berkata demikian, yang benar adalah: “Magic mirror on the wall...”Jadi, mengapa versi yang salah yang kita ingat?

 

Psikolog menjelaskan Mandela Effect melalui memori dan efek sosial terutama memori palsu. Ini melibatkan kekeliruan dalam mengingat kejadian atau pengalaman yang belum pernah terjadi atau distorsi ingatan yang ada. 

 


Pembuatan secara tak sadar ingatan palsu ini disebut konfabulasi. Dalam arti lebih luas, konfabulasi adalah pengisian kekosongan ingatan dengan cerita yang tidak benar, tapi juga tidak sepenuhnya bohong.Nah, inilah yang sebenarnya terjadi pada kasus Mandela. 

 

Ya, Mandela memang pernah dipenjara pada era 1980-an. Namun, yang mungkin banyak tidak diketahui orang adalah bahwa Mandela telah dibebaskan pada 1990. Memang tidak sepenuhnya bohong, tapi ada cerita yang tidak benar: cerita tentang kematian Mandela.


 

11/08/20

Lobotomi [ pengobatan menyembuhkan penyakit jiwa ] medicine cures mental illness


Lobotomi merupakan penyembuhan penyakit jiwa yang tidak manusiawi.

Kenapa dikatakan tidak manusiawi, karena lobotomi sengaja merusak jaringan otak seseorang.

Lobotomi adalah operasi pembedahan otak bagi pasien gangguan jiwa seperti skizofrenia, depresi, gangguan bipolar, dan PTSD.

Pada zaman dahulu, Lobotomi merupakan pengobatan bagi seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Pencetus Lobotomi adalah Edgar Monis pada tahun 1935 yang memiliki pendapat bahwa kejiwaan bersumber dari lobus frontal (salah satu bagian di otak). 

Lalu satu-satunya cara untuk menghilangkannya adalah dengan menghancurkan bagian tersebut. Namun untuk melakukan hal tersebut terbilang tragis karena harus memasukkan alat medis ke dalam rongga mata untuk memotong saraf bagian depan otak.

Lebih parahnya lagi, metode ini menggunakan alat pemecah es atau semacam paku. Lobotomi sendiri marak dipraktikkan pada tahun 1935 sampai 1980-an.


Walaupun diawal percobaan pengobatan ini terbilang berhasil untuk menenangkan bahkan menyembuhkan seseorang yang memiliki gangguan kejiwaan, tetapi ternyata memiliki efek samping yang begitu berbahaya.

Efek jangka pendek :
- Peningkatan suhu tubuh
- Sensasi kelaparan yang parah
- Muntah
- Kehilangan kemampuan bicara
- Sulit berkoordinasi dan berpikir

Efek jangka Panjang :
- Kebodohan mental
- Tidak bisa hidup mandiri
- Kehilangan kepribadian

Dan bahkan berujung pada kematian.

Namun ternyata hal-hal diatas dapat dikatakan wajar karena lobus prefrontal mereka sudah dirusak. Lobus prefrontal sendiri berfungsi sebagai menjalankan eksekutif otak.

Seperti mengambil keputusan, bersosialisasi, bertindak, menunjukan ekspresi dan emosi, serta mengendalikan diri.

Maka dari itu seseorang yang sudah menjalankan operasi tersebut dikatakan sebagai mayat hidup.

Saat ini Lobotomi sudah tidak lagi menjadi salah satu pengobatan oleh kalangan dokter untuk menyembuhi penyakit gangguan jiwa.


 

13/04/20

Ajaran Jessica Method [ Download Audio + Pdf ] ԋιʂƚσɾια 🅹🅴🆂🆂🅸🅲🅰

Kalian Pasti sudah bosan dengan cerita Jessica Method,, jadi langsung aja Download dan coba sendiri

audiohttps://drive.google.com/

pdfhttps://drive.google.com

Jessica Method, adalah sebuah Metode Membuat Teman Imajiner.



Metode ini akan mengajarkan Anda bagaimana cara memunculkan Asisten Serba Bisa dari Pikiran Bawah Sadar Anda sendiri.

Asisten Pribadi yang dimunculkan bisa Anda lihat dengan mata terbuka, dirasakan, bisa disentuh, dan bisa Anda ajak bicara.